Indonesiakitanews.com – Penajam. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmennya untuk membangun desa-desa yang ada di PPU, hal itu dibuktikan dengan alokasi anggaran yang cukup fantastis pada tahun 2025 ini.
Ditengah pemangkasan anggaran yang cukup besar akibat dari efisiensi anggaran yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui instruksi Presiden, Pemkab PPU tetap mengalokasikan anggaran untuk desa.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Muhajir menyatakan, Alokasi anggaran itu dilakukan setiap tahun, agar desa-desa bisa menjalankan program pembangunan sendiri.
Muhajir juga menjelaskan, total anggaran yang digelontorkan sebesar 130 miliar rupiah. Rencananya anggaran tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada 30 desa yang tersebar di empat kecamatan yang ada di PPU, yaitu, Penajam, Babulu, Waru da Sepaku.
“Dananya sudah kita alokasikan secara proporsional untuk 30 desa yang tersebar di empat kecamatan,” ungkapnya ketika ditemui awak media pada Februari 2025 lalu.
Ia menerangkan bahwa selain dari pemerintah daerah, desa juga mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat.
Untuk Kabupaten PPU, total anggaran yang diterima yakni mencapai lebih dari Rp20 miliar. Pembagian anggaran ke setiap desa kata Muhajir, berbeda jumlahnya, berdasarkan potensi dan karakteristik desa.
“Yang dari pusat juga semuanya sudah terbagi, dan itu sudah secara proporsional,” sambungnya.
Seluruh program yang akan dilaksanakan di desa dengan menggunakan anggaran, baik Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) sudah diarahkan. Sewa Apartemen Landmark Bandung
Sehingga program-program tersebut tidak boleh melenceng dari petunjuk penggunaannya. Yang pasti kata Muhajir, seluruhnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di desa.
Saat ditemui media ini, Kepala BKAD mengatakan, teknis penggunaan dana sudah diarahkan, sehingga desa tinggal mengikuti arahan tersebut. rental mobil bulanan
“Teknis penggunaan semuanya sudah diarahkan,” pungkasnya.(ADV/Diskominfo.PPU/HAI).






