Indonesiakitanews.com – Samarinda. Dalam beberapa bulan terakhir, hujan dengan intensitas sedang mengguyur Samarinda bahkan mengakibatkan banjir dibeberapa titik kota, salah satunya di Jalan Damai, Samarinda Ilir. Banjir yang terus melanda kawasan Jalan Damai beberapa hari ini, semakin menjadi perhatian warga setempat. Banyak warga mengeluhkan sulitnya akses keluar masuk kawasan tersebut akibat genangan air yang tidak kunjung surut, terutama dalam dua bulan terakhir. (03/06/2025)

Adnan, penjaga Toko Kelontong yang berada di depan lokasi genangan banjir mengungkapkan dampak yang dirasakannya secara langsung.
“Terkait banjir yang terjadi dalam dua bulan ini, ya cukup menghalangi juga, karena orang-orang jadi malas singgah dan lewat saja pada akhirnya. Dampaknya sangat terasa, semua orang di Damai pasti kena,” ujarnya.
Menurut Adnan, volume penjualan pun mengalami penurunan dibandingkan biasanya.
“Pasti ada perbedaannya, penjualan menurun karena kondisi seperti ini,” tambahnya.
Selain itu, Ia juga mempertanyakan respons dari pihak pemerintah terkait penanganan banjir ini. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kunjungan atau tindakan nyata dari pemerintah maupun perangkat daerah setempat untuk menangani permasalahan banjir yang sudah berlangsung cukup lama tersebut.
“Kalau turun mungkin ada, tapi untuk tindakan selanjutnya saya kurang tahu,” tegas Adnan saat ditemui awak media.

Adnan juga menyampaikan keluhannya terkait kondisi selokan yang tersumbat dan tidak terawat, yang diyakini menjadi penyebab utama banjir yang tidak kunjung surut.
“Ya, lihat saja sendiri bagaimana dengan kondisi selokan kita, biasanya setelah hujan banjir langsung surut. Tapi selama dua bulan terakhir ini air tidak pernah kering, bahkan setelah hujan berhenti,” ungkapnya.

Ia menegaskan jika ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk mengajak warga sekitar melakukan gotong royong, warga siap untuk turut ikut serta.
“Sayangnya belum ada sama sekali ajakan gotong royong atau pembersihan selokan dari pihak terkait. Kita sebagai masyarakat di sini masih menunggu,” pungkasnya.
Harapan warga sangat besar agar permasalahan ini segera ditangani dengan baik. Permasalahan banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga sekitar. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar akses di Jalan Damai kembali lancar dan genangan air dapat segera surut. (red/Mar)











Seharusnya dimintakan ke dewan kota untuk solusinya, supaya jadi aspirasi