Minggu, 15 Maret 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Sosial

Warga Keluhkan Banjir Jalan Damai Yang Tak Kunjung Surut, Akibatnya Berdampak Pada Akses dan Aktivitas Ekonomi

Banjir di Jalan Damai Tanpa Solusi, Warga Bingung Hendak Mengadu Pada Siapa.

admin by admin
3 Juni 2025
in Sosial
1
0
SHARES
166
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Samarinda. Dalam beberapa bulan terakhir, hujan dengan intensitas sedang mengguyur Samarinda bahkan mengakibatkan banjir dibeberapa titik kota, salah satunya di Jalan Damai, Samarinda Ilir. Banjir yang terus melanda kawasan Jalan Damai beberapa hari ini, semakin menjadi perhatian warga setempat. Banyak warga mengeluhkan sulitnya akses keluar masuk kawasan tersebut akibat genangan air yang tidak kunjung surut, terutama dalam dua bulan terakhir. (03/06/2025)

Adnan Penjaga Toko Kelontong “Warung Daeng”

Adnan, penjaga Toko Kelontong yang berada di depan lokasi genangan banjir mengungkapkan dampak yang dirasakannya secara langsung.

“Terkait banjir yang terjadi dalam dua bulan ini, ya cukup menghalangi juga, karena orang-orang jadi malas singgah dan lewat saja pada akhirnya. Dampaknya sangat terasa, semua orang di Damai pasti kena,” ujarnya.

Menurut Adnan, volume penjualan pun mengalami penurunan dibandingkan biasanya.

“Pasti ada perbedaannya, penjualan menurun karena kondisi seperti ini,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga mempertanyakan respons dari pihak pemerintah terkait penanganan banjir ini. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kunjungan atau tindakan nyata dari pemerintah maupun perangkat daerah setempat untuk menangani permasalahan banjir yang sudah berlangsung cukup lama tersebut.

“Kalau turun mungkin ada, tapi untuk tindakan selanjutnya saya kurang tahu,” tegas Adnan saat ditemui awak media.

Tutup Saluran Drainase Retak

 

 

 

Adnan juga menyampaikan keluhannya terkait kondisi selokan yang tersumbat dan tidak terawat, yang diyakini menjadi penyebab utama banjir yang tidak kunjung surut.

“Ya, lihat saja sendiri bagaimana dengan kondisi selokan kita, biasanya setelah hujan banjir langsung surut. Tapi selama dua bulan terakhir ini air tidak pernah kering, bahkan setelah hujan berhenti,” ungkapnya.

Sampah di Selokan Menumpuk

Ia menegaskan jika ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk mengajak warga sekitar melakukan gotong royong, warga siap untuk turut ikut serta.

“Sayangnya belum ada sama sekali ajakan gotong royong atau pembersihan selokan dari pihak terkait. Kita sebagai masyarakat di sini masih menunggu,” pungkasnya.

 

Harapan warga sangat besar agar permasalahan ini segera ditangani dengan baik. Permasalahan banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga sekitar. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar akses di Jalan Damai kembali lancar dan genangan air dapat segera surut. (red/Mar)

Previous Post

3 Hari Jelang Sidang Gugatan Dugaan Pencemaraan Lingkungan Hidup Mentawir Yang Dilakukan PT PPCI Segera Digelar

Next Post

LSM Guntur : Kami Menduga Banyak Ketidakberesan di Dalam Tubuh Perumda dan PT BTW

admin

admin

Related Posts

Otorita IKN Dianggap Tidak Responsip Terhadap Masalah Pertanahan, Warga Bersurat Tak Dihiraukan, Ada Apa ?
Sosial

Masyarakat Sekitar IKN Minta Kejelasan Akses Lahan, Audiensi dengan OIKN Belum Mendapat Tanggapan

10 Maret 2026
Sambut Ramadhan, Bapas Samarinda Bersama Klien Gelar Kerja Bakti di Langgar Al-Jabal Nur
Sosial

Sambut Ramadhan, Bapas Samarinda Bersama Klien Gelar Kerja Bakti di Langgar Al-Jabal Nur

18 Februari 2026
DILAPORKAN OIKN ATAS DUGAAN PENYALAHGUNAAN ASET NEGARA, DUA OKNUM SATPOL PP AKAN SAMBANGI OIKN UNTUK KLARIFIKASI DAN MEMINTA BUKTI
Sosial

DILAPORKAN OIKN ATAS DUGAAN PENYALAHGUNAAN ASET NEGARA, DUA OKNUM SATPOL PP AKAN SAMBANGI OIKN UNTUK KLARIFIKASI DAN MEMINTA BUKTI

11 Februari 2026
BU KOTA NEGARA DIBANGUN, MORAL DITINGGALKAN ?
Sosial

BU KOTA NEGARA DIBANGUN, MORAL DITINGGALKAN ?

11 Februari 2026
Diminta Audiensi, RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU Malah Libatkan Polisi, Kok Bisa ?
Sosial

Diminta Audiensi, RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU Malah Libatkan Polisi, Kok Bisa ?

4 Februari 2026
Green City IKN dan Hak Konstitusional Pengelolaan Tanah Rakyat: Sebuah Tinjauan Hukum
Sosial

Green City IKN dan Hak Konstitusional Pengelolaan Tanah Rakyat: Sebuah Tinjauan Hukum

8 Januari 2026
Next Post
Dukungan Atas Gugatan Perusahaan Perusak Lingkungan Hidup Semakin Meluas, Kali Ini Datang Dari Wakil Bupati PPU

LSM Guntur : Kami Menduga Banyak Ketidakberesan di Dalam Tubuh Perumda dan PT BTW

Comments 1

  1. admin says:
    10 bulan ago

    Seharusnya dimintakan ke dewan kota untuk solusinya, supaya jadi aspirasi

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Otorita IKN Dianggap Tidak Responsip Terhadap Masalah Pertanahan, Warga Bersurat Tak Dihiraukan, Ada Apa ?

Masyarakat Sekitar IKN Minta Kejelasan Akses Lahan, Audiensi dengan OIKN Belum Mendapat Tanggapan

10 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In