Indonesiakitanews.com – Penajam. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan kotak aduan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kelurahan.
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan bahwa ia dan Bupati PPU, Mudyat Noor, sangat terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa kepemimpinan kami bersama Bupati selalu terbuka untuk menerima masukan serta bekerja sama membangun daerah,” ujar Waris.
Kebijakan ini sejalan dengan misi kepemimpinan Mudyat – Waris, yaitu menciptakan pelayanan pemerintah yang cepat, mudah, bersih, serta pemerintahan yang efektif dan efisien.
Dorongan Inovasi dan Kolaborasi
Waris menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara semua pihak, agar program yang telah dirancang bisa berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengajak jajarannya di Pemkab PPU untuk terus menciptakan inovasi dalam pelayanan publik, tanpa adanya praktik saling menjatuhkan atau tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten PPU agar menjadi lebih baik. Jangan ada provokasi atau tindakan yang menghambat jalannya pemerintahan,” tegasnya.
ASN Harus Disiplin dan Melayani Masyarakat
Selain itu, Waris menekankan bahwa ASN bukan untuk dilayani, melainkan harus melayani masyarakat.
Kunci utama dalam memberikan pelayanan yang baik adalah kedisiplinan, baik dalam etos kerja maupun jam kerja yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemkab PPU harus memulai pekerjaan sesuai jadwal, yakni pukul 07.00 WITA sudah berada di kantor atau ruang kerja.
Dengan adanya kotak aduan dan peningkatan disiplin ASN, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten PPU semakin berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(ADV/Diskominfo.PPU/HAI).






