Indonesiakitanews.com – Penajam. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan merehabilitasi 250 unit rumah tidak layak huni.
Anggaran rehabilitasi ini bersumber dari APBD Kaltim dengan skema bantuan keuangan dan juga APBD PPU sendiri. Dengan demikian masyarakat PPU berpenghasilan rendah dan tidak mampu membiayai rehabilitasi rumahnya, kini tidak perlu merasa khawatir lagi, sebab pemerintah PPU dibawah kepemimpinan Mudyat Noor akan dilakukan rehabilitasi secara berkala.
“Anggaran untuk perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni dari Bantuan Keuangan pemprov Kaltim dan juga dari APBD PPU Sendiri, untuk dana yang bersumber dari APBD PPU sendiri nilainya 2,5 miliar untuk 100 unit rumah dan bantuan Pemprov senilai kurang lebih 3,7 miliar untuk 150 unit rumah. Jadi totalnya untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni di PPU tahun 2025 ini sebanyak 250 unit,” terang Khairil Achmad, Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Disperkimtan Kabupaten PPU kepada awak media beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, “ Untuk anggaran rehabilitasi atau perbaikan rumah tidak layak huni dialokasikan 25 juta per unit. Untuk kategori penerima bantuan kita prioritaskan untuk tempat tinggal warga kurang mampu yang mengalami kerusakan tingkat ringan, sedang dan berat di bagian dasar, dinding dan atap, merekalah nanti yang dapat bantuan itu,” tambahnya.
Khairil Achmad menjelaskan bahwa penerima bantuan ini wajib melewati proses verifikasi yang ketat. Proses ini mencakup validasi kepemilikan lahan atas nama penerima bantuan, yang harus dibuktikan dengan surat hak milik tanah yang sah. Selanjutnya, usulan penerima bantuan harus diajukan oleh pihak desa atau kelurahan melalui camat kepada pemerintah kabupaten.
Bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut dirancang untuk memberikan hunian yang layak kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), jasa website bandung rental mobil hiace bandung
“Program tersebut dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat melalui peningkatan tempat tinggal yang layak dan sehat,” pungkas Khairil Achmad.(ADV/Diskominfo.PPU/HAI)






