Indonesiakitanews.com – Penajam. Selesainya prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), maka resmi sudah Mudyat Noor memimpin PPU untuk lima tahun keddepan.
Dengan demikian kepemimpinan PPU telah beralih dari Pj Bupati Muhammad Zainal Arifin kepada Bupati definitif Mudyat Noor dan wakilnya Waris Muin.
Peralihan kepemimpinan PPU ditandai dengan proses serah terima jabatan. Uniknya, serah terima jabatan tersebut dilakukan di Jakarta. Menurut Pj Bupati Muhammad Zainal Arifin, pelaksanaan serah terima tersebut agar transisi kepemimpinan bisa dilakukan dengan cepat.
“Itu memang ide saya, saya ingin transisi kepemimpinan bisa cepat terlaksana persis setelah pelantikan selesai. Karena saya paham betul bahwa daerah membutuhkan kepemimpinan definitif,” ungkapnya pada Jumat, 21/2/2025 lalu.
Ditemui media ini beberapa waktu lalu, Muhammad Zainal Arifin mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat terhormat pernah menjadi bagian dari PPU walaupun hanya berjalan kurang lebih setengah tahun.
“Saya pasti rindu suasana di PPU, saya sangat merasa terhormat pernah menjadi bagian dari PPU. Semoga suatu hari ini saya bisa kembali ke PPU dan berjumpa dengan saudara-saudara saya disana,” ujarnya.
Disisi lain, Bupati PPU, Mudyat Noor mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Muhammad Zainal Airifin. Menurutnya itu adalah contoh seorang negarawan yang mengutamakan kepentingan daerah. Terlebih lagi pada momentum Sertijab itu ia bertemu dengan seluruh jajaran Pemkab PPU. jasa pembuatan website desa
“Ini akan menjadi awal bagi PPU untuk bergerak maju, saya yakin, jika kita bisa bersama-sama saling sinergi maka PPU akan maju, tujuan kita sekarang adalah kemajuan PPU, kita tidak ingin daerah kita ketinggalan, kita akan tunjukkan bahwa PPU kedepan adalah PPU yang baru, yang maju, apalagi IKN ada di PPU,” tegasnya.(ADV/Diskominfo.PPU/HAI).






