Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home ADV

Terkena Dampak Efisiensi Hingga Pangkas Anggaran Mencapai 110 Miliar, PUPR PPU Tetap Optimis

admin by admin
12 Agustus 2025
in ADV, Penajam Paser Utara
0
0
SHARES
11
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp 110 miliar dari total anggaran sebesar Rp 500 miliar lebih.

Efisiensi ini dilakukan dalam berbagai aspek, termasuk belanja modal, perjalanan dinas, hingga konsumsi dan kegiatan seremoni. Sekretaris PUPR PPU Ali Musthofa mengungkapkan bahwa pengurangan anggaran ini cukup signifikan dan berdampak luas pada berbagai kegiatan dinas.

“Kita kurang lebih Rp 110 miliar ya. Dari Rp 500 sekian. Lumayan juga, jauh. Jadi cukup besar,” ujarnya, kepada awak media beberapa waktu lalu.

Salah satu pos anggaran yang mengalami pemotongan terbesar adalah Dana Alokasi Khusus (DAK). “DAK kita memang dipotong habis,” tambah Ali Musthofa.

Selain itu, belanja modal seperti pembangunan gedung juga mengalami penyesuaian besar. Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, Dinas PUPR PPU menerapkan berbagai langkah penghematan, termasuk pengurangan konsumsi makan dan minum dalam kegiatan dinas, serta meniadakan kegiatan seremoni seperti peringatan Hari Bakti PU.

“Termasuk makan minum, kita kurangi semua. Kegiatan seremoni seperti Hari Bakti PU kita hilangkan. Upacara hanya dilakukan secara internal,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan yang biasanya dilakukan di hotel, seperti forum diskusi (FGD), juga dihapuskan. Perjalanan dinas dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) turut dikurangi demi mengoptimalkan anggaran yang tersedia.

“Kita tetap melanjutkan program-program yang ada, tetapi dengan semangat penghematan. Kita harus berhemat,” tegas Ali Musthofa.

Bahkan, langkah penghematan diterapkan hingga ke level operasional kantor.

“Biasanya kepala dinas itu ada, AC hidup, sekarang saya matikan. Lampu juga saya matikan. Ini adalah bentuk upaya kita untuk menghemat bersama,” ungkapnya.

Dengan efisiensi ini, Dinas PUPR PPU tetap berkomitmen menjalankan program prioritas yang telah direncanakan, meski dengan anggaran yang lebih terbatas. Penghematan ini diharapkan dapat membantu keberlanjutan program pembangunan infrastruktur di PPU dengan lebih efektif dan efisien. sewa innova zenix bandung

“Kegiatan PUPR tetap akan berjalan, misalnya pengaspalan jalan, maka volume pekerjaannya akan dikurangi menyesuaikan anggaran yang ada,” pungkasnya.(ADV.Diskominfo.PPU/HAI).

Previous Post

Sekda PPU Soroti Partisipasi Pemilih dan Netralitas ASN Dalam FGD Evaluasi Pelaksanaan Pilkada

Next Post

Wabup PPU Dukung Digitalisasi UMKM Lewat Program “NGE LIVE YUK!”

admin

admin

Related Posts

Jamaluddin Klarifikasi Isu Pengerukan Pasir Pantai: Tidak Terkait Proyek Jalan, Murni untuk Keamanan Masyarakat
Penajam Paser Utara

Jamaluddin Klarifikasi Isu Pengerukan Pasir Pantai: Tidak Terkait Proyek Jalan, Murni untuk Keamanan Masyarakat

11 Desember 2025
APBD PPU 2026 Disahkan Senilai Rp1,48 Triliun, Bupati Mudyat Noor Tekankan Kesejahteraan Masyarakat
Penajam Paser Utara

APBD PPU 2026 Disahkan Senilai Rp1,48 Triliun, Bupati Mudyat Noor Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

2 Desember 2025
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI
Penajam Paser Utara

Sidang Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir vs PT PPCI Kembali Tertunda, Penggugat Pertanyakan Ketidakjelasan Tergugat

19 November 2025
Isu Dugaan Korupsi di Tubuh Perusda Benuo Taka Wailawi, Kasim : Kalau Rugi Pasti Korup, Karena Pendapatan Besar
Penajam Paser Utara

Mulai Dari Penundaan Lelang Sejumlah Proyek, Hingga TNI Bekingi Urusan Proyek, Ada Apa Dengan Penajam Paser Utara ?

3 Juli 2025
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Tanggapi Jawaban Tertulis Dari Perumda Benuo Taka Yang Menolak Memberikan Informasi Kepada Publik

28 Mei 2025
ADV

Songsong Era Baru PPU, Ketua DPRD : Kita harus siapkan diri dengan baik

12 Maret 2025
Next Post

Wabup PPU Dukung Digitalisasi UMKM Lewat Program "NGE LIVE YUK!"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In