Selasa, 13 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Sorotan Dana Desa Giripurwa untuk Kegiatan ke Bali, Inspektorat Tegaskan Masih Tahap Klarifikasi

admin by admin
16 Desember 2025
in Penajam Paser Utara
0
Sorotan Dana Desa Giripurwa untuk Kegiatan ke Bali, Inspektorat Tegaskan Masih Tahap Klarifikasi
0
SHARES
44
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam  — Penggunaan Dana Desa Giripurwa yang nilainya disebut mendekati setengah miliar rupiah kembali menjadi sorotan sejumlah kelompok masyarakat. Salah satunya datang dari LSM KP-LISOS yang mempertanyakan alokasi anggaran tersebut, yang diduga digunakan untuk kegiatan studi tiru ke Provinsi Bali.

Dilansir dari salah satu media daring, Ketua LSM KP-LISOS, Rusdi, menilai penggunaan anggaran tersebut tidak mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara. Ia menyebut, anggaran desa semestinya digunakan secara proporsional dan berorientasi langsung pada kepentingan masyarakat. “Penggunaan uang negara seharusnya tidak diperlakukan seolah-olah uang perusahaan yang bisa dikeluarkan seenaknya,” ujarnya.

Kritik serupa juga disampaikan oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Giripurwa, Sudarno. Ia mengaku menyayangkan pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai bahwa pengeluaran anggaran dalam jumlah besar di tengah kondisi saat ini berpotensi dipersepsikan sebagai pemborosan, meskipun telah melalui pembahasan internal desa.

Menanggapi polemik tersebut, Inspektur Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Budi Santoso, membenarkan adanya kegiatan dimaksud. Namun demikian, ia menegaskan bahwa berdasarkan informasi awal yang diterima pihak Inspektorat, kegiatan tersebut telah direncanakan sejak tahun 2024 dan disepakati bersama antara Pemerintah Desa Giripurwa dan BPD Giripurwa.

Budi juga meluruskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan studi tiru sebagaimana yang berkembang di masyarakat, melainkan kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa. Menurutnya, kegiatan itu diarahkan untuk mendukung terwujudnya tata kelola desa yang bersih dan akuntabel, dengan target menjadikan Giripurwa sebagai desa percontohan. Meski demikian, ia tidak menampik adanya persepsi negatif di tengah publik, terlebih karena kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa saat ini Inspektorat Daerah sedang melakukan proses klarifikasi dan pemeriksaan terhadap aparat Desa Giripurwa. Proses ini dilakukan untuk mengetahui secara utuh duduk persoalan kegiatan tersebut serta memastikan apakah terdapat potensi penyalahgunaan anggaran. “Setelah seluruh tahapan klarifikasi dan pemeriksaan selesai, hasilnya akan kami sampaikan secara terbuka dan transparan kepada publik,” tegasnya.

Terkait aspek prosedural, Budi menjelaskan bahwa secara administrasi kegiatan tersebut telah melalui tahapan yang semestinya, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan. APBDes, kata dia, telah dibahas dan disepakati bersama dengan BPD sebagai lembaga representasi masyarakat desa. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Inspektorat tetap akan mendalami aspek teknis pelaksanaan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran.

Dengan adanya proses klarifikasi yang masih berjalan, pihak Inspektorat mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menarik kesimpulan prematur, demi menjaga objektivitas serta kepercayaan publik terhadap mekanisme pengawasan keuangan desa.(red.hai).

Previous Post

Peraturan Kapolri Melawan Konstitusi: Putusan MK Diakali, Dwifungsi Polri Bangkit Kembali

Next Post

Bapas Samarinda–Pemkot Bontang Teken PKS, Perkuat Penerapan Pidana Kerja Sosial dan Pelayanan Masyarakat

admin

admin

Related Posts

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani
Penajam Paser Utara

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot
Penajam Paser Utara

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor

27 Desember 2025
Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien
Penajam Paser Utara

Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien

15 Desember 2025
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?

29 November 2025
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

Dugaan “Kompromi” APBD 2026 PPU, LSM Guntur: Anggaran Ini Untuk Rakyat atau Untuk Elit Politik?

25 November 2025
Next Post
Bapas Samarinda–Pemkot Bontang Teken PKS, Perkuat Penerapan Pidana Kerja Sosial dan Pelayanan Masyarakat

Bapas Samarinda–Pemkot Bontang Teken PKS, Perkuat Penerapan Pidana Kerja Sosial dan Pelayanan Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In