Indonesiakitanews.com – Penajam. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan rapat kerja bersama Bupati Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD PPU, Raup Muin, ini berlangsung di Lantai III Gedung DPRD Kabupaten PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, pada Selasa, 4 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, serta sejumlah anggota DPRD dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin, menjelaskan bahwa rapat kerja tersebut merupakan wujud sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam upaya memajukan serta menyejahterakan Kabupaten PPU. Ia menegaskan bahwa DPRD telah menjalankan tiga fungsi utamanya, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan, dengan maksimal untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kami sebagai lembaga legislatif DPRD yang memiliki fungsi utama sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan menyampaikan bahwa ketiga fungsi itu telah kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten PPU,” kata Raup Muin.
Dalam rapat ini, berbagai saran, masukan, dan gagasan disampaikan oleh anggota DPRD PPU, mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan bidang lainnya. Produsen Sepatu Casual
Sementara itu, Bupati PPU, Mudyat Noor, berharap adanya kerja sama yang erat antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan Kabupaten PPU.
Ia mengibaratkan hubungan kedua lembaga ini seperti pasangan suami istri yang saling melengkapi, dengan hasil akhirnya berupa rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang diharapkan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat PPU.
Menurutnya, eksekutif dan legislatif diibaratkan adalah sebuah pasangan suami istri yang didalamnya harus saling melengkapi.
“Kalau suami istri itukan menghasilkan anak, tetapi kalau eksekutif dan legislatif ini menghasilkan sebuah rancangan yang kemudian kita namakan APBD. ABPD tersebut kita harapkan bersama betul-betul bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabaupaten PPU,” kata Mudyat Noor.
Mudyat Noor juga mengingatkan bahwa saat ini pemerintah daerah harus menerapkan efisiensi anggaran sesuai dengan instruksi langsung dari Presiden. sewa mobil bulanan bandung
Efisiensi tersebut mencakup pengurangan kegiatan seremonial, kajian studi banding, pembatasan belanja daerah, serta penghematan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen.
“Intinya kita berharap dalam beberapa hal dapat melakukan efisiensi, seperti kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial, kajian study banding, membatasi belanja daerah dan terpenting efisiensi anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen,” jelasnya.
Ia optimistis bahwa pembangunan di Kabupaten PPU akan berlangsung lebih cepat di masa mendatang. Oleh karena itu, ia mengharapkan dukungan penuh dari jajaran DPRD dalam pelaksanaannya.
Mudyat Noor menekankan pentingnya kerja sama yang baik, di mana setiap pihak menjalankan tugasnya dengan cermat serta saling mengoreksi untuk memastikan keberhasilan pembangunan daerah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik, apa yang menjadi tugas pokok masing-masing dapat dilaksanakan secara cermat dan saling koreksi,” ujarnya.(ADV/HUMAS DPRD PPU/HAI)






