Selasa, 13 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Politik

PPP Terbelah: Muktamar Kilat, Dua Ketua Umum, Partai Kembali ke Jurang Dualisme?

admin by admin
29 September 2025
in Politik
0
PPP Terbelah: Muktamar Kilat, Dua Ketua Umum, Partai Kembali ke Jurang Dualisme?
0
SHARES
22
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali dilanda prahara politik internal. Muktamar ke-X yang digelar di Jakarta, alih-alih membawa konsolidasi, justru memunculkan dua kubu yang sama-sama mengklaim kepemimpinan partai.

Dalam forum Muktamar yang dipercepat penyelesaiannya hanya dalam satu hari, Muhamad Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode berikutnya. Keputusan kilat itu dipuji pendukung Mardiono sebagai bentuk efisiensi, namun bagi kubu lain dianggap cacat prosedural dan mengabaikan mekanisme demokratis.

Tak lama berselang, muncul deklarasi dari kubu Agus Suparmanto yang juga mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PPP. Situasi ini menimbulkan bayang-bayang dualisme kepengurusan, fenomena yang pernah menjerat PPP pada masa lalu.

“PPP harus kembali ke jalur demokrasi yang sehat. Jangan sampai keputusan sepihak mencederai partai dan konstituen,” ujar salah satu kader yang kecewa atas jalannya Muktamar.

Dengan dua figur yang sama-sama mengaku sah sebagai Ketua Umum, PPP kini menghadapi pertarungan legitimasi yang akan bergantung pada keputusan Kementerian Hukum dan HAM. Jika konflik ini tak segera dituntaskan, partai berlambang Kabah itu berpotensi kian terpuruk dalam percaturan politik nasional.

Alih-alih fokus menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029, PPP justru sibuk dengan perebutan kursi elite. Pertanyaan besar pun menggantung: Mampukah PPP keluar dari lingkaran konflik, atau justru kembali menjadi partai yang terpecah belah?(red.hai).

Previous Post

Istana dan CNN Indonesia Cari Solusi atas Pencabutan Kartu Pers Reporter

Next Post

Sidang Gugatan LSM Guntur vs PT. PPCI Ditunda, Publik Menuding Ada Upaya Mengulur Waktu

admin

admin

Related Posts

Target Menaikkan Kursi di Legislatif, Ini Ketua Terpilih DPD PAN se-Kaltim
Politik

Target Menaikkan Kursi di Legislatif, Ini Ketua Terpilih DPD PAN se-Kaltim

9 November 2025
Relawan Dorong Prabowo–Gibran Dua Periode, Partai Ingatkan Fokus Kerja Kabinet
Politik

Relawan Dorong Prabowo–Gibran Dua Periode, Partai Ingatkan Fokus Kerja Kabinet

25 September 2025
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Politik

Demo KPK Terkait Bupati PPU, Gerakan Politik Atau Murni Hukum ?

7 September 2025
Politik

DPRD Kota Samarinda Terima Kunker DPRD Kabupaten Pinrang

8 Mei 2025
Politik

Menakar Masa Depan Kabupaten PPU 2025 – 2030, Akan Secemerlang Apa ?

16 Juli 2025
Penajam Paser Utara

Mudyat-Win Menang Versi Quick Count, Ini Pesan Bijak Kasim Assegaf

5 Agustus 2025
Next Post
Gandeng Ormas, Trantib Pemkab, LSM dan Masyarakat, Plt Ketua Lembaga Adat Paser, Lakukan Aksi Sosial Dimulai Dari Bersihkan Mesjid

Sidang Gugatan LSM Guntur vs PT. PPCI Ditunda, Publik Menuding Ada Upaya Mengulur Waktu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In