Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Penajam Paser Utara

Penyegaran OPD di PPU Jadi Sorotan, Dua Jabatan Strategis Dinilai “Kebal Mutasi”

admin by admin
10 Desember 2025
in Penajam Paser Utara
0
Penyegaran OPD di PPU Jadi Sorotan, Dua Jabatan Strategis Dinilai “Kebal Mutasi”
0
SHARES
29
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam — Desakan untuk melakukan penyegaran atau mutasi jabatan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin menguat. Sejumlah elemen masyarakat menyoroti stagnasi pergantian pejabat, terutama pada dua posisi strategis: Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Rumah Sakit, yang disebut-sebut tidak pernah berganti selama bertahun-tahun.

Informasi dari masyarakat menyebutkan, kedua jabatan tersebut sudah terlalu lama diisi oleh orang yang sama. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah Kabupaten PPU tidak lagi memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk menduduki posisi tersebut?

Kekhawatiran makin mengemuka dengan munculnya dugaan adanya “tangan-tangan kekuasaan” yang bermain di balik dua posisi tersebut. Publik mempertanyakan mengapa dua jabatan strategis itu seolah “kebal mutasi”, sementara dinamika pelayanan kesehatan sangat membutuhkan penyegaran dan inovasi.

Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf, dengan tegas menyatakan bahwa mutasi jabatan di PPU sudah tidak bisa ditunda. Menurutnya, isu ini sudah menjadi percakapan publik dan menimbulkan tanda tanya serius mengenai transparansi dan tata kelola pemerintahan.

“Khusus Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Rumah Sakit PPU, ini sungguh tidak lazim. Ada orang yang hanya berputar di dua instansi saja—Dinkes dan rumah sakit—selama belasan tahun. Saya mencium aroma busuk terhadap posisi yang bertahan begitu lama tanpa bisa digeser,” tegas Kasim.

Ia menambahkan bahwa ketidakmampuan mengganti pejabat yang sama dalam waktu lama dapat memicu kecemburuan birokrasi, stagnasi kerja, bahkan dugaan negatif di kalangan masyarakat.

“Ada apa, kok tidak bisa diganti? Ini bisa menimbulkan kesenjangan. Kami minta Bupati tegas mengambil keputusan dan melakukan penyegaran OPD, termasuk menjadikan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit sebagai atensi serius,” ujarnya.

Kasim juga menekankan bahwa PPU memiliki banyak SDM berkualitas yang layak menduduki jabatan strategis tersebut. Ia mengingatkan bahwa terlalu lamanya seseorang menduduki satu posisi berpotensi menimbulkan “pembusukan” yang merugikan pelayanan publik.

“Jangan sampai terjadi pembusukan di satu atau dua jabatan akibat terlalu lama menjabat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Kabupaten PPU belum memberikan keterangan resmi terkait rencana mutasi atau penyegaran OPD yang menjadi sorotan publik tersebut.(Red.Dyt).

Previous Post

APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU

Next Post

Diduga Ada Pengerukan Pasir Ilegal di Pantai Tanjung Jumlai untuk Proyek APBD, Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak

admin

admin

Related Posts

Ketua LSM Guntur: Jangan Korbankan Hak Rakyat atas Nama IKN
Penajam Paser Utara

Ketua LSM Guntur: Jangan Korbankan Hak Rakyat atas Nama IKN

4 Januari 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur vs PT PPCI Kembali Ditunda, Ketidakhadiran Tergugat Dinilai Tak Menghargai Pengadilan
Penajam Paser Utara

LSM Guntur : Ini Kado Akhir Tahun untuk Bupati PPU

31 Desember 2025
APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU
Penajam Paser Utara

APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU

9 Desember 2025
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

Alam Mentawir Rusak, Masyarakat Akan Lakukan Aksi Demo ke PN Penajam

11 Agustus 2025
Isu Dugaan Korupsi di Tubuh Perusda Benuo Taka Wailawi, Kasim : Kalau Rugi Pasti Korup, Karena Pendapatan Besar
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Kembali Soroti Pokir Dewan, Ada Apa ?

16 Juni 2025
Penajam Paser Utara

Ketua LSM Guntur Kepada Direktur PDAM PPU : Seharusnya Ada Penjelasan Kepada Masyarakat Agar Tidak Bergejolak

17 Juli 2025
Next Post
Diduga Ada Pengerukan Pasir Ilegal di Pantai Tanjung Jumlai untuk Proyek APBD, Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak

Diduga Ada Pengerukan Pasir Ilegal di Pantai Tanjung Jumlai untuk Proyek APBD, Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In