Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Pembatalan POPDA Kaltim Dinilai Langkah Mundur, DPRD Diminta Panggil Pemerintah Daerah

admin by admin
13 September 2025
in Penajam Paser Utara
0
Sepakat Berantas Perusak Lingkungan di Mentawir, Otorita IKN Kerahkan Gakum Bersama LSM Guntur dan DLH PPU

Kasim Assegaf bersama Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Otonomi Daerah Otorita IKN, Alimudin, Kamis, 17/04/2025

0
SHARES
143
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga membatalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) menuai kritik tajam. Pasalnya, ajang olahraga yang sudah dirancang sejak tiga tahun lalu tiba-tiba dibatalkan hanya dengan alasan ketiadaan anggaran.

Kritik bermunculan lantaran alasan tersebut dianggap terlalu remeh bagi provinsi sekelas Kalimantan Timur. Terlebih, biaya yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan POPDA hanya sekitar Rp10 miliar—angka yang dinilai kecil jika dibandingkan dengan output besar yang dihasilkan, baik untuk prestasi maupun pembinaan atlet muda.

Padahal, POPDA merupakan ajang penting sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan pembatalan ini, kualitas atlet yang akan mewakili Kaltim di level nasional dikhawatirkan menurun drastis. Dampak lain yang tidak kalah serius adalah kerugian psikologis bagi para atlet pelajar yang sudah melakukan persiapan dan bahkan mengorbankan waktu belajar demi latihan intensif.

Kritik juga diarahkan langsung kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, yang dinilai tidak bijaksana dalam mengambil keputusan. Alih-alih melindungi dan memotivasi atlet pelajar yang telah berkorban waktu, tenaga, bahkan pendidikan demi berlatih, gubernur justru membiarkan keputusan sepihak yang memukul mental mereka. “Seorang pemimpin seharusnya mampu melihat jauh ke depan, bukan hanya soal angka di atas kertas. Dampak psikologis bagi atlet muda, khususnya dari PPU, sangat serius. Mereka merasa perjuangan dan pengorbanannya diabaikan begitu saja,” tegas Alimudin sebagai salah satu pengamat olahraga PPU.

Selain itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dinilai gegabah karena tidak melakukan koordinasi dengan DPRD, khususnya dalam hal anggaran. “Seharusnya ada pembahasan terbuka sebelum keputusan sepihak diambil. DPRD perlu segera memanggil pemerintah daerah untuk meminta penjelasan, karena ini menyangkut nama baik daerah dan masa depan atlet pelajar,” tambahnya.

Kasim Assegaf menyatakan, kebijakan pemerintah terlalu terburu-buru dan tidak memakai pertimbangan hati. Lebih jauh, menurutnya, muncul pertanyaan bernada sinis di kalangan publik: “Apakah Kaltim sudah menjadi daerah miskin, sampai anggaran Rp10 miliar saja dianggap beban dan mengorbankan event penting seperti POPDA?”

Dengan polemik ini, masyarakat berharap DPRD tidak tinggal diam dan menuntut transparansi penuh dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi. POPDA bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi atlet yang akan mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional maupun internasional.(red.hai).

Previous Post

Stabilitas Politik PPU dan Dinamika Pemeriksaan KPK terhadap Bupati Mudyat Noor

Next Post

Penyegaran OPD Penajam Paser Utara, LSM Guntur: Bupati Harus Berani Memutus Lingkaran Stagnasi

admin

admin

Related Posts

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani
Penajam Paser Utara

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot
Penajam Paser Utara

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor

27 Desember 2025
Sorotan Dana Desa Giripurwa untuk Kegiatan ke Bali, Inspektorat Tegaskan Masih Tahap Klarifikasi
Penajam Paser Utara

Sorotan Dana Desa Giripurwa untuk Kegiatan ke Bali, Inspektorat Tegaskan Masih Tahap Klarifikasi

16 Desember 2025
Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien
Penajam Paser Utara

Pelayanan RSUD Penajam Disorot Publik, Dinilai Lamban dan Berpotensi Ancam Keselamatan Pasien

15 Desember 2025
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?

29 November 2025
Next Post
Penyegaran OPD Penajam Paser Utara, LSM Guntur: Bupati Harus Berani Memutus Lingkaran Stagnasi

Penyegaran OPD Penajam Paser Utara, LSM Guntur: Bupati Harus Berani Memutus Lingkaran Stagnasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In