Indonesiakitanews.com – Samarinda. Menanggapi kasus viral pengeroyokan yang menimpa seorang siswi SD di Samarinda Seberang, Anggota DPRD Samarinda, Novan Syahronny menyampaikan keprihatinannya. Ia menyayangkan kejadian tersebut, apalagi terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
“Kita berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
Menurut Novan, dari informasi yang diterimanya, dugaan penyebab pengeroyokan berkaitan dengan persoalan asmara di kalangan pelajar. Ia menilai kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan dan perlu ditangani dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.
“Ini menunjukkan pentingnya pengawasan, bukan hanya dari pihak sekolah, tapi yang paling utama adalah dari lingkungan tempat tinggal. Karena kejadian seperti ini tidak terjadi secara spontan. Perlu ada deteksi dini dari lingkungan agar potensi kekerasan bisa dicegah,” katanya.
Lebih lanjut, Novan menegaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan.
Menurutnya, pembentukan karakter adalah pondasi untuk mencegah terulangnya kasus-kasus serupa di masa depan.
“Pendidikan bukan hanya soal akademik atau disiplin, tapi juga karakter. Maka perlu adanya kegiatan positif yang didukung lingkungan sekitar,” tuturnya.
Ia juga menekankan peran masyarakat dalam memantau aktivitas anak-anak dan remaja di lingkungannya, termasuk saat mereka berkumpul dalam kelompok atau komunitas tertentu.
“Lingkungan harus lebih peduli. Kalau ada anak-anak ngumpul tanpa arah yang jelas, harus diperhatikan. Karena banyak kejadian bermula dari hal-hal seperti itu,” pungkasnya.(red.mar)







