Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Penajam Paser Utara

Mudyat-Win Menang Versi Quick Count, Ini Pesan Bijak Kasim Assegaf

admin by admin
5 Agustus 2025
in Penajam Paser Utara, Politik
0
0
SHARES
59
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) usai digelar dengan berlangsungnya pemilihan pada tanggal 27 November 2024 kemarin. Hasilnya, berdasarkan quick count (hitung cepat) pasangan Mudyat Noor – Waris Muin unggul dengan perolehan suara lebih dari 37,37 %, disusul Desmon Hariman – Naspi Arsyad dengan 28,37 %, Andi Harahap – Dayang Dona dengan perolehan 18,62% dan Hamdam – Basir dengan perolehan 15,65 %.

Data tersebut diatas merupakan data hasil hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survey, meskipun terdapat perbedaan namun tidak signifikan sehingga berdasarkan hasil hitung cepat dapat dipastikan pasangan calon nomor urut 1 (Mudyat – Win) keluar sebagai pemenang dalam Pilkada PPU.

Menyikapi hasil tersebut, Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf mengucapkan selamat kepada paslon Mudyat Noor  – Waris Muin.

“Inilah kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah, tetapi poin pentingnya bukan soal menang kalah melainkan siapa yang berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif, karena politik bukan hanya sekedar mengejar dan mendapatkan jabatan an sich, yang harus dilihat adalah pasca pemilihan ini apa yang bisa dilakukan untuk membangun daerah, baik itu pasangan calon yang menang maupun yang kalah, dan kita ucapkan selamat kepada Mudyat Noor – Waris Muin yang berdasarkan hasil quick count menang dengan angka yang meyakinkan.” Ungkap Kasim.

Kasim juga berharap, kedepan Mudyat-Win dapat menjadi pemimpin yang memberikan keteladanan kepada seluruh elemen masyarakat di PPU dengan model kepemimpinan yang merangkul, akomodatif dan mengedepankan visi kesejahteraan rakyat serta  berorientasi pada pembangunan yang tidak hanya fisik tetapi juga non fisik.

“Apapun itu kita berharap pemimpin PPU kedepan dalam hal ini Mudyat – Win, bisa membuktikan kepada masyarakat PPU bahwa mereka bisa menjadi pemimpin yang amanah, menjadi tauladan bagi seluruh elemen masyarakat PPU, selama ini kita melihat setiap kepala daerah hanya sibuk membenahi infrastruktur, sementara aspek pembangunan non fisik seperti peningkatan SDM tidak begitu menjadi prioritas, kedepan kita ingin melihat pemimpin PPU bisa memperhatikan pembangunan manusia di PPU.” Ujarnya.

Ketua LSM Guntur itu juga mewanti-wanti terkait dengan komitmen dari sosok Mudyat Noor, menurutnya, Mudyat Noor bukanlah putra daerah asli PPU dan banyak pihak meragukan kapasitas serta kapabilitas pasangan yang dinyatakan menang berdasarkan hasil quic count itu.

“Saya bicara realitas, ada keraguan terhadap komitmen dari beliau (Mudyat Noor), karena beliau ini kan baru muncul di PPU ketika mencalonkan diri sebagai calon bupati, sehingga wajar jika ada pihak-pihak yang meragukan komitmennya, disinilah waktunya bagi dia untuk membuktikan bahwa memang dia datang bukan untuk sekedar berkuasa sebagai seorang kepala daerah, tetai lebih dari itu dia memang punya komitmen yang teguh untuk memajukan dan membangun PPU.” Terangnya.

Kasim juga menyoroti latar belakang paslon nomor urut 1 tersebut, dimana keduanya berlatar belakang pengusaha.

“Kita semua mengetahui, latar belakang pasangan ini kan sebagai pengusaha konstruksi dan tambang. Saya sebagai bagian dari masyarakat PPU berharap agar kelak setelah resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati PPU, tidak membawa manajemen perusahaan ke dalam pemerintahan, kita berharap keduanya mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, kebijakan yang diambil senantiasa mengedepankan aspek-aspek pelayanan kepada masyarakat PPU. Saya sampaikan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah sekaligus bentuk penghormatan saya kepada pemimpin PPU yang segera akan ditetapkan dan kemudian dilantik dalam hal ini Mudyat-Win.” Tegasnya.

Bukan tanpa alasan, Kasim menyampaikan pokok-pokok pikirannya sebagai refleksi yang dialami PPU dalam beberapa periode kepemimpinan PPU yang seringkali bermasalah dengan hukum.

“Saya kira kita semua paham, selama periode kepemimpinan di PPU, selalu saja ada masalah-masalah hukum yang mengarah pada keterlibatan kepala daerah, maka kepada Mudyat-Win kita meletakkan amanah agar kedepan tidak ada lagi kepala daerah yang harus berakhir dijeruji besi.” Ucapnya.

Kasim menghimbau, agar semua pihak bisa membantu pemerintah dalam membangun daerahnya, kasim mengatakan, bahwa majunya sebuah daerah akan tergantung pada tiga komponen utama.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat PPU, termasuk yang kalah dalam pilkada ini, untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam mensukseskan pembangunan, jangan biarkan pemerintah berjalan sendiri. Karena sependek pengetahuan saya, majunya sebuah daerah akan ditentukan tiga komponen utama, yakni pemerintah, sumber daya alam, dan masyarakat daerah itu sendiri. Dalam konteks ini, komitmen yang kuat dari pemerintah untuk memajukan daerah sangat dibutuhkan, namun komitmen itu juga harus didukung dengan tersedianya sumber daya alam yang memadai untuk dikelola dan diolah menjadi pendapatan daerah, dan yang ketiga sekaligus yang paling penting adalah, adanya keinginan dari masyarakat untuk maju dan memajukan daerah. Jika Mudyat-Win dapat memadukan tiga komponen itu, maka kita pasti akan melihat PPU yang maju dan bermartabat sebagaimana yang kita harapkan.” Pungkasnya.(red.hai) jasa website bandung

Previous Post

Dragon Boat Festival Selesai, M. Andriansyah Ingin Hidupkan UMKM di Bantaran Karang Mumus

Next Post

Diyakini Jadi Pemenang Pilkada PPU, Ini Pesan Bijak Kasim Assegaf Untuk Mudyat – Win

admin

admin

Related Posts

Ketua LSM Guntur: Jangan Korbankan Hak Rakyat atas Nama IKN
Penajam Paser Utara

Ketua LSM Guntur: Jangan Korbankan Hak Rakyat atas Nama IKN

4 Januari 2026
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur vs PT PPCI Kembali Ditunda, Ketidakhadiran Tergugat Dinilai Tak Menghargai Pengadilan
Penajam Paser Utara

LSM Guntur : Ini Kado Akhir Tahun untuk Bupati PPU

31 Desember 2025
Penyegaran OPD di PPU Jadi Sorotan, Dua Jabatan Strategis Dinilai “Kebal Mutasi”
Penajam Paser Utara

Penyegaran OPD di PPU Jadi Sorotan, Dua Jabatan Strategis Dinilai “Kebal Mutasi”

10 Desember 2025
APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU
Penajam Paser Utara

APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU

9 Desember 2025
Target Menaikkan Kursi di Legislatif, Ini Ketua Terpilih DPD PAN se-Kaltim
Politik

Target Menaikkan Kursi di Legislatif, Ini Ketua Terpilih DPD PAN se-Kaltim

9 November 2025
PPP Terbelah: Muktamar Kilat, Dua Ketua Umum, Partai Kembali ke Jurang Dualisme?
Politik

PPP Terbelah: Muktamar Kilat, Dua Ketua Umum, Partai Kembali ke Jurang Dualisme?

29 September 2025
Next Post

Diyakini Jadi Pemenang Pilkada PPU, Ini Pesan Bijak Kasim Assegaf Untuk Mudyat - Win

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In