Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Hukum

LSM Guntur Menduga Ada Kepentingan Politik di Balik Isu Demo di KPK

Kasim Assegaf : "Mendesak KPK untuk menjerat Bupati PPU, Mudyat Noor, itu pasti ada motif politik."

admin by admin
5 September 2025
in Hukum
0
Setelah Kejagung dan KPK LSM Guntur “Geruduk” Komisi Yudisial
0
SHARES
112
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gunakan Tenagamu Untuk Rakyat (Guntur) memberikan tanggapan serius terkait adanya isu akan dilakukannya aksi demontsrasi di kantor KPK yang mana materinya adalah mendesak KPK untuk mengusut dugaan gratifikasi metrik ton batubara dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Kutai Kartanegara.

Kasim Assegaf, menduga bahwa isu aksi tersebut sifatnya tidak murni aspirasi, melainkan sebuah konspirasi jahat sekelompok orang untuk menjatuhkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor.

“Kita sudah tahu soal fakta bahwa Bupati PPU, pak Mudyat diperiksa KPK, tetapi itu hal wajar bagi penegak hukum untuk memanggil dan meminta kesaksian siapapun yang dianggap mengetahui, atau memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung dalam perkara yang sedang ditangani dalam hal ini adalah KPK. Tapi menggelar aksi demo untuk mendesak KPK, itu bukan aspirasi, itu terbaca sebagai konspirasi jahat yang hendak menjatuhkan kredibilitas pak Mudyat sebagai Bupati PPU,” ungkapnya.

Menurutnya, ada segelintir orang yang tidak merasa tidak nyaman melihat sosok Mudyat yang memiliki karir politik cemerlang. Sehingga, mencoba memanfaatkan situasi ini.

“KPK itu kan lembaga yang memang berwenang untuk mengusut perkara korupsi, mereka bekerja secara profesional, tidak perlu di desak-desak, jika memang KPK punya bukti dan yakin akan kebenaran bukti itu, tanpa di desak pun KPK pasti akan melakukan tindakan hukum semestinya,” ujar pria yang juga disapa habib itu.

Ia menambahkan, “Ini kan kalau kita lihat, semacam ada orang yang ingin memanfaatkan momentum dan mencari celah untuk mendapatkan “sesuatu”, Kalau memang mereka gerakan murni, kenapa tidak segera desak KPK tangkap para tersangka yang sampai hari ini masih bebas berkeliaran, itu kan lebih riil, nah kalau Bupati PPU, ini kan diperiksa sifatnya pun mungkin baru sebatas klarifikasi, terus kok ada orang yang ujug-ujug mau mendesak KPK, itu kan jelas sekali terlihat unsur politiknya,” ujarnya menambahkan.

Kasim menyatakan, bahwa keberadaan Mudyat sebagai Bupati PPU cukup mendapatkan tempat dihati masyarakat PPU, selain masih muda, energik dan komunikatif, Mudyat juga dipandang memiliki visi pembangunan yang bersifat strategis dan diyakini bisa bermuara pada kesejahteraan rakyat jika dilaksanakan secara konsisten.

“Masyarakat PPU ada dibelakang pak Mudyat selaku Bupati, jadi kalau ada pihak-pihak yang mau mencari-cari kesalahan atau mau mengorek-ngorek sesuatu yang sebenarnya masih asburd, dia akan berhadapan dengan masyarakat PPU,” pungkasnya.(red.hai).

Previous Post

LSM Guntur Himbau Agar Aksi Dilakukan Dengan Damai, Jangan Terprovokasi

Next Post

Demo KPK Terkait Bupati PPU, Gerakan Politik Atau Murni Hukum ?

admin

admin

Related Posts

Kolaborasi Bapas Samarinda dan Pemkab Berau Dorong Efektivitas Penerapan KUHP Nasional
Hukum

Kolaborasi Bapas Samarinda dan Pemkab Berau Dorong Efektivitas Penerapan KUHP Nasional

24 Desember 2025
Jejak Panjang Tambang Ilegal PT. PPCI di Mentawir: Beroperasi Tanpa Izin, Rusak Hutan, Tinggalkan Lubang Maut
Hukum

Jejak Panjang Tambang Ilegal PT. PPCI di Mentawir: Beroperasi Tanpa Izin, Rusak Hutan, Tinggalkan Lubang Maut

15 Desember 2025
Dukungan Masyarakat Mengalir, LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kian Optimis Menjelang Akhir Sidang Gugatan Lingkungan vs PT PPCI
Hukum

PT PPCI Terus Mangkir, Kerusakan Lingkungan Kian Terungkap — Massa Siap Kepung PN Penajam Kawal Sidang hingga Putusan

2 Desember 2025
Sidang Perdana Gugatan PMH PT Agro Indomas Ditunda, BPN Tidak Hadir
Hukum

Sidang Perdana Gugatan PMH PT Agro Indomas Ditunda, BPN Tidak Hadir

19 November 2025
Ahli Waris Gugat PT AIEK: Klaim 26,1 Ha di Kawasan IKN Diduga Dikuasai Tanpa Hak
Hukum

Ahli Waris Gugat PT AIEK: Klaim 26,1 Ha di Kawasan IKN Diduga Dikuasai Tanpa Hak

19 November 2025
Tambang Ilegal Marak di Sekitar IKN, Pengawasan Otorita Dipertanyakan
Hukum

LSM GUNTUR Sampaikan Keberatan atas Pergantian Ketua Majelis Hakim dalam Perkara Perdata Nomor 38/Pdt.G/2025/PN.PNJ

22 Oktober 2025
Next Post
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata

Demo KPK Terkait Bupati PPU, Gerakan Politik Atau Murni Hukum ?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In