Indonesiakitanews.com – Jakarta. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gunakan Tenagamu Untuk Rakyat (Guntur) hari ini, Selasa, 25 Februari 2025 melakukan audensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf dan beberapa pengurus tiba di kantor KPK dibilangan Jln. HR Rasuna Said Kav C-1, Setiabudi, Jakarta Selatan sekira pukul 11.15 WIB. Setelah mengisi buku tamu, LSM Guntur diterima bagian Humas publik KPK sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 40 menit itu, LSM Guntur diminta untuk kritis terhadap pengelolaan dan penggunaan APBD oleh pejabat pemerintah daerah. Selain itu, LSM Guntur juga mendapatkan beberapa pengarahan terkait dengan mekanisme penyampaian laporan dugaan penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi mengakibatkan kerugian keuangan negara. Produsen sepatu di Cirebon
“Kami melakukan audensi dengan KPK terkait dengan penguatan fungsi dan peran kami selaku LSM yang konsen terhadap tindak pidana korupsi. Dalam pertemuan tadi kami diarahkan untuk memperhatikan, mengamati dan memantau secara detail dan kritis terhadap penggunaan serta pemanfaatan dana APBD oleh pemerintah daerah.” Ujar Kasim.

Kasim menambahkan, “Kami juga diberikan bimbingan singkat terkait dengan mekanisme penyampaian laporan atau pengaduan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi oleh Humas KPK yang bernama pak Fajar. Beliau tadi menyampaikan agar LSM Guntur bersama LSM lainnya bisa bersinergi dengan KPK dalam hal memberantas korupsi di negara tercinta ini.” Tambahnya.
Kasim mengaku akan ada pertemuan lanjutan dengan pihak KPK.
“Hari ini kan kami baru diterima oleh Humas KPK, nanti pada agenda berikutnya, kami akan bertemu dengan unsur pimpinan KPK dan tinggal menunggu jadwal dari pihak KPK.” terang pria yang juga akrab disapa Habib itu.
Kasim bersama jajaran LSM Guntur menyatakan komitmennya untuk secara konsisten mengawal penggunaan uang rakyat di daerah Kaltim pada umumnya dan Penajam Paser Utara pada khususnya.
“Kami sangat serius akan memantau dan mengamati penggunaan serta pemanfaatan APBD di Kaltim termasuk di PPU, siapapun jika menyalahgunakan kewenangan dan merugikan rakyat dan negara, kami pastikan akan berhadapan dengan kami LSM Guntur dan tentunya bersiap saja berurusan dengan lembaga anti rasuah kita yaitu KPK.” katanya.
“Melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan pesan kepada seluruh pemerintah daerah, baik Propinsi dan Kabupaten/Kota, tolong jangan khianati jasa pembuatan website toko online profesional kepercayaan rakyat yang telah memilih kalian menjadi pemimpin dengan melakukan perbuatan korup yang berujung pada kerugian bagi rakyat, karena kami LSM Guntur akan berdiri bersama masyarakat untuk menuntut.” Tegasnya.

Kasim menegaskan bahwa dia tidak akan pandang bulu dalam hal melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi di daerah.
“Tidak ada kompromi dalam hal ini, siapapun akan kami libas kalau berani main-main dengan APBD. Itu komitmen kami.” Pungkasnya.
Adapun pengurus yang hadir pada kegiatan audensi ke KPK tersebut selain Kasim sendiri adalah Koordinator hubungan antar lembaga (Syamsuddin Aco), Koordinator Pengerahan Massa (Amiruddin) dan Bendahara (Rusdan).(red.HAI).









