Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home ADV

Kondisi Jalan di PPU Memprihatinkan dan Anggaran Terbatas, PUPR Andalkan Swakelola untuk Perbaikan

admin by admin
12 Maret 2025
in ADV, Penajam Paser Utara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam. Kondisi jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), baik di kawasan pemukiman maupun jalur pariwisata, saat ini cukup memprihatinkan. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah jalan pariwisata di Simpang Tunan yang menghubungkan beberapa wilayah pesisir.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PPU, Petriandy P. Passulu, mengungkapkan bahwa banyak ruas jalan, termasuk yang menuju Kelurahan Sidorejo hingga Sesumpu, seharusnya sudah mendapatkan perbaikan menyeluruh melalui proses overlay.

“Dari segi usia, jalan-jalan ini memang sudah waktunya diperbaiki. Tapi kendalanya selalu di anggaran. Sering kali, antara pemeliharaan jalan dan pembangunan jalan baru tidak bisa berjalan bersamaan. Kami lebih sering terfokus pada pembangunan jalan baru,” jelasnya, Selasa (4/3/2025).

Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, sejak tahun lalu PUPR PPU telah mengadopsi metode swakelola recycling aspal. Dengan cara ini, mereka membeli aspal sendiri dan menggunakan alat-alat milik dinas untuk melakukan perbaikan jalan secara bertahap.

“Tahun lalu kami berhasil memperbaiki sekitar 300-400 meter jalan. Harapannya, dengan metode ini, kita bisa mencicil perbaikan tiap tahun, sehingga kondisi jalan perlahan membaik,” tambahnya.

Ke depan, metode ini akan diterapkan pada beberapa ruas jalan prioritas, termasuk jalan di kompleks Pemkab PPU serta jalan di depan Rumah Sakit Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU, yang juga sudah membutuhkan perbaikan.

Sementara itu, terkait permasalahan tumpahan semen yang mengotori beberapa jalan poros, Petriandy menegaskan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Menurutnya, BBPJN seharusnya mengambil langkah tegas dengan menyurati perusahaan batching plant yang melintas agar membersihkan tumpahan tersebut atau memberikan sanksi jika diperlukan.

“Tumpahan semen ini cukup berbahaya, terutama di jalanan menanjak yang bisa membuat kendaraan tergelincir. Harus ada tindakan tegas agar tidak terus terjadi,” tegasnya.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, PUPR PPU berkomitmen untuk terus mencari solusi inovatif agar kondisi infrastruktur jalan di kabupaten ini dapat semakin membaik.(ADV/Diskominfo PPU/HAI)

Previous Post

Isu Air Bersih Masih Jadi Tantangan bagi Kepemimpinan Baru PPU, Begini Penjelasan Bupati

Next Post

Ratusan Lubang di Jalan Poros PPU, Kabid Bina Marga : Itu Jalan Nasional

admin

admin

Related Posts

Jamaluddin Klarifikasi Isu Pengerukan Pasir Pantai: Tidak Terkait Proyek Jalan, Murni untuk Keamanan Masyarakat
Penajam Paser Utara

Jamaluddin Klarifikasi Isu Pengerukan Pasir Pantai: Tidak Terkait Proyek Jalan, Murni untuk Keamanan Masyarakat

11 Desember 2025
APBD PPU 2026 Disahkan Senilai Rp1,48 Triliun, Bupati Mudyat Noor Tekankan Kesejahteraan Masyarakat
Penajam Paser Utara

APBD PPU 2026 Disahkan Senilai Rp1,48 Triliun, Bupati Mudyat Noor Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

2 Desember 2025
Sidang Gugatan Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir Kembali Digelar, Ahli Soroti “Ketiadaan” AMDAL PT PPCI
Penajam Paser Utara

Sidang Lingkungan Hidup LSM Guntur dan Lembaga Adat Mentawir vs PT PPCI Kembali Tertunda, Penggugat Pertanyakan Ketidakjelasan Tergugat

19 November 2025
Isu Dugaan Korupsi di Tubuh Perusda Benuo Taka Wailawi, Kasim : Kalau Rugi Pasti Korup, Karena Pendapatan Besar
Penajam Paser Utara

Mulai Dari Penundaan Lelang Sejumlah Proyek, Hingga TNI Bekingi Urusan Proyek, Ada Apa Dengan Penajam Paser Utara ?

3 Juli 2025
LSM Guntur Minta DLH PPU dan Otorita IKN Jangan Tutup Mata, Bukti Kebiadaban Penambang Terpampang di Depan Mata
Penajam Paser Utara

LSM Guntur Tanggapi Jawaban Tertulis Dari Perumda Benuo Taka Yang Menolak Memberikan Informasi Kepada Publik

28 Mei 2025
ADV

Songsong Era Baru PPU, Ketua DPRD : Kita harus siapkan diri dengan baik

12 Maret 2025
Next Post

Ratusan Lubang di Jalan Poros PPU, Kabid Bina Marga : Itu Jalan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Target 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, Prabowo Bidik Setengah Juta Siswa dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

13 Januari 2026
Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

Defisit Terjaga, Ketegangan Meningkat: Membaca Paradoks Fiskal Era Prabowo

13 Januari 2026
Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

Tokoh Masyarakat Karya Merdeka Ungkap Sejarah Lahan Garapan Warga, Minta OIKN Dengarkan Suara Petani

12 Januari 2026
Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

Banjir Terparah 26 Tahun di Mentawir, Ketidakpedulian Otorita IKN terhadap Lingkungan dan Warga Disorot

10 Januari 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In