Indonesiakitanews.com – Penajam. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Aksi Bersih Pantai di Pantai Tanjung Jumlai, Kelurahan Saloloang. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian acara nasional yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2025.
Kegiatan melibatkan unsur TNI/Polri, pemerintah daerah, perusahaan, organisasi masyarakat, dan pelajar.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah PPU, Tohar, mengungkapkan bahwa Kabupaten PPU merupakan salah satu dari delapan lokasi yang terlibat dalam program Aksi Bersih Pantai, yang digelar secara serentak oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Tohar mengungkapkan bahwa Pantai Tanjung Jumlai telah dipilih sebagai lokasi untuk Aksi Bersih Pantai di PPU. Hal ini dikarenakan pantai tersebut merupakan destinasi utama yang memiliki intensitas pengunjung tertinggi, baik dari dalam maupun luar daerah.
HPSN Tahun 2025 ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih.” Hal ini tercermin dalam kegiatan Aksi Bersih Pantai di Pantai Tanjung Jumlai yang diikuti berbagai unsur.
“Terkait dengan kegiatan ini, Bapak/Ibu sekalian, ingin kami laporkan, tercatat ada 869 personil hadir pada kegiatan pagi hari ini. Dengan atribut yang dapat kita lihat bermacam-macam warna,” ucapnya.
Ia berharap kesadaran menjaga kebersihan lingkungan ini dapat senantiasa terjaga dan terbangun selama-lamanya.
Dalam kesempatan yang sama, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudi Rachmat Nugraha menegaskan komitmen penuh TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga menjelaskan bahwa seluruh elemen dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara berpartisipasi dalam Aksi Bersih Pantai kali ini.
Menurutnya, Kepedulian lingkungan Bagi TNI AD, bukanlah hal yang baru. Ia mengatakan bahwa kolaborasi sesuai dengan tema yang diusung menjadi hal penting dalam penyelesaian masalah sampah. Apalagi, sampah sudah dianggap sebagai masalah global yang dihadapi oleh seluruh dunia.
“Artinya tanggung jawab sampah bukan di pihak tertentu, di pemerintah atau masyarakat atau kelompok tertentu. Tetapi, adalah kita semua. Mudah-mudahan, dengan tema tahun ini, kita betul-betul bisa berkolaborasi,” ucapnya.
Adanya peringatan HPSN setiap tahunnya, lanjut Mayjen TNI Rudi Rachmat Nugraha, diharapkan dapat menjadi pengingat dan menyadarkan bahwa sampah merupakan permasalahan besar.
Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Regional Kalimantan Fitri Harwati saat dijumpai pada kegiatan ini menyampaikan bahwa semua orang adalah produsen sampah sehingga sampah menjadi tanggung jawab setiap orang.
“Sampahku adalah tanggung jawabku,” ungkapnya. jasa pembuatan toko online terpercaya
Ia mengajak masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah dimulai dari diri sendiri.
Kegiatan Aksi Bersih Pantai di Tanjung Jumlai ini berhasil mengumpulkan 763,6 kilogram sampah, dengan kategori organik sebesar 373,4 kilogram, anorganik sebesar 49,6 kilogram, dan residu sebesar 340,6 kg. Hasil pemilahan sampah organik akan dibawa ke TPS3R PPU dan hasil pemilahan sampah anorganik akan dibawa ke Bank Sampah Induk Benuo Taka. Pabrik sepatu di Limbangan (ADV/Diskominfo.PPU/HAI)






