Indonesiakitanews.com – Samarinda. Sejak 31 Maret 2025, telah terhitung empat hari pencarian korban bunuh diri di Jembatan Arif Rahman Hakim Kota Samarinda, sampai saat ini belum juga ditemukan.
Untuk itu sebagai bentuk rasa simpati kepada keluarga korban, Jahidin selaku anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur turut ikut ke tempat kejadian untuk memastikan pencarian yang di lakukan oleh masyarakat bersama Basarnas Kota Samarinda.
Ia juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah dan sedang melakukan upaya pencarian.
“Ini adalah masyarakat saya, daerah konstituen saya, jadi saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi, khususnya kepada yunior saya di basarnas yang saat ini melakukan operasi pencarian,” ucapnya saat diwawancarai di lokasi kejadian,” Jumat (4/04/2025).

Politisi PKB itu jg menghimbau agar eskalasi pencarian di perluas dengan melibatkan semua pihak agar korban segera ditemukan
“Ayo kita sama-sama berusaha, kalo bisa kejadian ini disebarluaskan melalui media massa, sama-sama kita informasikan agar semua saling tau dan terpanggil untuk turut melakukan pencarian,” himbaunya.
Lebih dalam, Ia sangat menyayangkan sikap suami korban yang diduga seolah mengabaikan kondisi korban itu sendiri, sebab diketahui bahwa korban baru usai 30 hari melahirkan.

“yang kita sangat sesalkan adalah suaminya, sudah ada arahan dari dokter agar istrinya ini dijaga jangan sampai terlalu stres tapi sebaliknya suaminya ini diduga lalai sampai membiarkan istrinya keluar,” katanya.
“Jadi kalo misalkan dibawah ke ranah hukum suaminya ini bisa kena pidana akibat dugaan kelalaiannya karna kurang mengawasi,” tambahnya.
“Kita do’a kan yang terbaik, semoga jika benar-benar sesuai dengan kesaksian saksi dan Cctv mudahan korban bisa ditemukan secepatnya, ” Pungkasnya.






