Indonesiakitanews.com – Penajam. Perubahan besar di Kecamatan Sepaku akibat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Anggota Komisi I DPRD PPU, M. Bijak Ilhamdani, menegaskan pentingnya peran DPRD dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka dapat bertahan dan berkembang di tengah perubahan yang cepat.
“Kita tidak hanya berbicara soal 1-5 tahun ke depan, tetapi bagaimana masyarakat Sepaku bisa bertahan dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Kita ingin anak-anak mereka tetap bisa bersekolah, bekerja, dan berkeluarga di Sepaku,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).
Bijak menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola aset, terutama dalam menghadapi pembebasan lahan. Ia mengingatkan agar warga tidak tergesa-gesa menjual tanah mereka tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
“Banyak warga menerima kompensasi dari pembebasan lahan, tetapi mereka harus bijak menggunakannya. Jangan sampai uang habis tanpa investasi yang berkelanjutan,” tambahnya.
DPRD PPU juga terus mendorong program peningkatan ekonomi masyarakat, seperti bantuan permodalan dan infrastruktur usaha tani. Namun, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Otorita IKN sangat diperlukan agar manfaat pembangunan benar-benar bisa dirasakan oleh warga.(ADV/DPRD PPU/HAI)






