Indonesiakitanews.com – Penajam. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sekretaris Komisi III DPRD PPU, Sariman, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam memajukan sektor pertanian.
“Para petani kita harus berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta. Fokus utama kita adalah pengembangan tanaman pangan, karena PPU memiliki potensi besar. Namun, masalah pengairan menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi,” ujar Sariman setelah menghadiri upacara HUT di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Selasa (11/3/2025).
DPRD PPU Dorong Pembangunan Bendung Lambakan dan Sungai Telake
Untuk mengatasi permasalahan pengairan, DPRD PPU tengah mendorong pembangunan Bendung Lambakan dan Bendung Regulator Sungai Telake. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan luas lahan pertanian yang bisa digarap, yang diperkirakan mencapai 10.000 hingga 15.000 hektare.
“Kami di Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang terus mendorong pemerintah pusat agar proyek ini masuk dalam proyek strategis nasional, sehingga dapat dibiayai melalui APBN. Ini akan sangat membantu para petani,” tambahnya.
Dengan adanya pasokan air yang memadai, Sariman optimistis produktivitas pertanian akan meningkat.
“Jika pengairan sudah memadai, saya yakin petani bisa panen lebih sering, bahkan hingga tiga kali setahun. Ini tentu akan meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” lanjutnya.
Apresiasi Peringatan HUT ke-23 Kabupaten PPU
Sariman juga mengapresiasi jalannya peringatan HUT ke-23 Kabupaten PPU, meskipun digelar dalam suasana bulan puasa dan di tengah hujan.
“Alhamdulillah, upacara berjalan dengan baik. Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” tutupnya.(ADV/DPRD PPU/HAI)






