Indonesiakitanews.com – Penajam. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) optimistis bahwa program nasional Tiga Juta Rumah dapat terealisasi dengan baik di wilayahnya.
Untuk mendukung kelancaran program ini, pemerintah daerah menerapkan kebijakan retribusi nol rupiah serta mempercepat proses perizinan, sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh hunian yang layak.
Kepala DPMPTSP PPU, Nurlaila, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah strategis guna mempercepat realisasi program tersebut. Jual Rumah Batununggal
“Pemerintah daerah telah memberikan kemudahan, termasuk dalam penerbitan izin bangunan melalui mekanisme Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kami juga merespons cepat Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait program ini,” ungkapnya, Rabu (19/2/2025).
Ia menambahkan bahwa seluruh proses administrasi perizinan telah diselesaikan tanpa biaya, termasuk PBG dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
“Saat ini, sejumlah pengembang telah terdaftar dalam sistem SIMBG untuk melaksanakan pembangunan rumah dalam program ini. Retribusi PBG juga sudah ditetapkan menjadi nol rupiah,” tambahnya.
Sejauh ini, sudah ada sekitar tiga hingga empat pengembang yang memperoleh izin PBG dan mulai membangun perumahan. Nurlaila juga mengungkapkan bahwa program ini mendorong pertumbuhan sektor perumahan di PPU secara signifikan.
Kawasan yang menjadi pusat pembangunan tersebar di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Penajam, dengan salah satu lokasi yang berkembang pesat berada di Silkar. Biaya Pembuatan Website Pemerintahan
“Saat ini, pembangunan hunian di PPU mengalami peningkatan yang cukup pesat. Banyak kawasan baru mulai dikembangkan, khususnya di Kecamatan Penajam,” tutupnya.(ADV/Diskominfo.PPU/HAI)






