Indonesiakitanews.com – Penajam. Usai muncul pemberitaan terkait dengan adanya isu dugaan korupsi di tubuh Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka Wailawi (BTW), tim redaksi Indonesiakitanews.com mencoba menghubungi Direktur Utama (Dirut) Perumda Benuo Taka, Dr Agorda.
Berdasarkan hasil konfirmasi melalui telepon Whatsaap, Dirut Perumda Benuo Taka mengatakan, bahwa terkait dengan isu yang terjadi di Perusda Benuo Taka Wailawi dirinya belum bisa memberikan informasi, sebab pihaknya perlu untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak Perusda Benuo Taka Wailawi (BTW).
“Jadi yang ditanyakan soal Benuo Taka Wailawi ya, kalau soal itu saya belum bisa kasih informasi sebab saya harus konfirmasi dulu,” ujarnya singkat.
Ditanyakan apakah pihaknya tidak mengetahui perihal isu yang sedang berkembang terkait Perusda BTW, Dr. Gordius Ago menyatakan bahwa ia sudah mendengar adanya desas desus, namun belum bisa memastikan sebelum mengkonfirmasi lebih lanjut.
“Saya kan Dirut Perumda Benuo Taka selaku induk dari Perusda Benuo Taka Wailawi, ya seperti induk dan anak lah,” ujarnya.
Kami mencoba menggali lebih dalam dengan menanyakan tanggapan atas rencana pelaporan kepada pihak Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh pihak LSM Guntur atas adanya dugaan korupsi ditubuh Perusda Benuo Taka Wailawi, namun yang bersangkutan enggan untuk memberikan tanggapan.
“Kalau soal itu saya belum berani menanggapi, prinsipnya saya harus konfirmasi dulu, nanti bagaimana hasilnya akan kami infokan ya,” ujarnya menyudahi pembicaraan.
Sebagaimana diketahui, bahwa LSM Guntur yang digawangi oleh Kasim Assegaf sebagai ketua dan Andi Nur Hakim sebagai Sekretaris sebelumnya berencana untuk melaporkan manajemen Perusda Benuo Taka Wailawi terkait dengan kerjasama dengan PT Buana Resources Capital dalam pengelolaan gas alam di Wailawi.
Rencana melaporkan tersebut setelah pihak LSM Guntur mendapatkan data dan informasi terkait adanya dugaan korupsi ditubuh Perusda Benuo Taka Wailawi.(red.hai).











