Indonesiakitanews.com – Penajam. Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Operasi Pasar di enam titik lokasi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan sembako selama Ramadan 1446 H/2025 M. Sewa Mobil di Bandung Murah Dengan Supir
Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Susanto, menyebut operasi pasar ini berlangsung selama enam hari, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk diperpanjang jika diperlukan.
“Kami jadwalkan enam lokasi dulu. Jika nantinya bahan pokok tertentu mulai sulit didapat atau harga merangkak naik, maka operasi pasar bisa diperpanjang dan ditambah titiknya,” ujar Margono, Selasa 4 maret lalu.
Pelaksanaan operasi pasar ini juga mempertimbangkan keseimbangan ekonomi agar tidak menyebabkan pasar tradisional menjadi sepi dan menghindari keluhan dari para pedagang.
“Kalau terlalu lama, khawatirnya pasar sepi dan pedagang komplain. Jadi enam hari ini kami rasa cukup untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” tambahnya.
Bahan Pokok yang Dijual di Operasi Pasar
Operasi pasar ini menawarkan berbagai komoditas penting, seperti:
✅ Beras
✅ Telur
✅ Minyak goreng
✅ LPG 3 kg bersubsidi (560 tabung per lokasi)
Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag, Marlina, masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini karena harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar.
Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar di Kabupaten PPU:
1️⃣ Senin, 3 Maret – Kantor Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam
2️⃣ Selasa, 4 Maret – Kantor Kelurahan Waru, Kecamatan Waru
3️⃣ Rabu, 5 Maret – Kantor Desa Gunung Makmur, Kecamatan Babulu
4️⃣ Kamis, 6 Maret – Kantor Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu
5️⃣ Jumat, 7 Maret – Kantor Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku
6️⃣ Sabtu, 8 Maret – Kantor Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku
Diharapkan dengan adanya Operasi Pasar Ramadan 1446 H ini, masyarakat PPU dapat lebih mudah memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, serta mengurangi dampak lonjakan harga selama bulan suci Ramadan.(ADV/Diskomifo.PPU/HAI)






