Indonesiakitanews.com – Jakarta. Salah satu program unggulan yang selalu digaung-gaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto ternyata tak berjalan mulus. Pasalnya salah satu mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kalibata, Jakarta Selatan hingga hari ini, Rabu, 16/04/2025 belum mendapatkan bayaran sepeserpun.
Dilansir dari laman youtube Tempo, Mitra Dapur MBG mengalami kerugian sebesar Rp. 975.375.000. Akibat kerugian tersebut pihak yang merasa dirugikan tersebut akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan haknya.
Adalah Ira Mesra yang merupakan mitra dapur MBG menjelaskan melalui kuasa hukumnya Danna Harly Putra, bahwa kerugian tersebut dialaminya karena belum mendapatkan pembayaran sejak program MBG itu berjalan pada Februari 2025 lalu.
Dana Harly Putra sendiri selaku kuasa hukum menyampaikan, pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan perdata dan laporan kepolisian.
Harly merinci, kerugian sebesar Rp. 975.375.000 itu diderita kliennya setelah menyediakan sebanyak 65.025 porsi yang telah dimasak yang mana pekerjaannya dilakukan dalam dua tahap.
Harly juga menjelaskan, kliennya tidak pernah mengetahui jika terdapat perbedaan harga pada tingkat PAUD, TK hingga SD. Menurut keterangan Harly kerugian yang dialami kliennya itu akibat dari adanya perbedaan harga yang tidak sesuai dengan isi kontrak yang menyebutkan harga untuk PAUD, TK dan SD per porsinya Rp. 15.000. Namun Ira Mesra sebagai mitra dapur MBG terkejut dengan adanya pemberitahuan tentang perbedaan harga yaitu untuk PAUD, TK dan SD kelas 1 sampai kelas 3 harga per porsi adalah Rp. 13.000 dan untuk kelas 4 sampai kelas 6 harga per porsinya Rp. 15.000.
Harly mengatakan perbedaan harga yang tidak sesuai dengan perjanjian dalam kontrak itu sangat merugikan kliennya, sebab itulah pihaknya akan segera menempuh jalur hukum.(red.hai).











