Indonesiakitanews.com – Kutai Barat – Dalam rangka memperkuat koordinasi antar lembaga penegak hukum serta mewujudkan sistem peradilan yang berkeadilan dan humanis, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Samarinda melaksanakan kunjungan kerja ke Pengadilan Negeri Kutai Barat (PN Kubar).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua PN Kutai Barat, Handry Satrio, S.H., M.H., yang turut didampingi oleh Fridho Tumon, S.H., selaku Panitera PN Kutai Barat, serta Bob Philips, S.H., Plt. Sekretaris PN Kutai Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dan sinergitas antara Bapas Samarinda dan PN Kutai Barat, khususnya dalam bidang pelaksanaan tugas pemasyarakatan, pertukaran informasi hukum, serta peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
Ketua PN Kutai Barat Handry Satrio, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bapas Samarinda yang aktif menjalin kerja sama lintas lembaga.
“Kami menyambut baik sinergi ini sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem peradilan yang lebih terintegrasi. Pengadilan dan Bapas memiliki peran strategis yang saling melengkapi, terutama dalam tahap pelaksanaan putusan dan pembimbingan klien pemasyarakatan,” ujar Handry Satrio.
Sementara itu, Kepala Bapas Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bapas dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid dengan mitra penegak hukum, agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan efektif dan terarah.

“Sinergitas dengan Pengadilan Negeri Kutai Barat menjadi langkah strategis dalam memastikan proses pembimbingan klien berjalan selaras dengan prinsip keadilan restoratif. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi, berbagi informasi, dan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Ilham.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan produktif, diakhiri dengan foto bersama dan pemberian plakat cinderamata sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Bapas Samarinda dan Pengadilan Negeri Kutai Barat dalam mendukung terciptanya keadilan yang humanis.(red.hai).









