Senin, 16 Maret 2026
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Login
Indonesia Kita News
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sosial
  • Berita Daerah
  • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlementaria
  • ADV
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • Penajam Paser Utara
    • DPRD Provinsi Kaltim
  • Sosial
  • Berita Daerah
    • Samarinda
  • Hukum
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Indonesia Kita News
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Penajam Paser Utara

Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan

admin by admin
14 Februari 2026
in Penajam Paser Utara
0
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan

Kepala Adat Besar Dayak Paser, Penajam Paser Utara.

0
SHARES
173
VIEWS
Bagikan di WhatAppBagikan di Facebook

Indonesiakitanews.com – Penajam – Setelah lama dinantikan publik, mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya resmi dilaksanakan. Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan terhadap ratusan pejabat tersebut digelar secara khidmat di Gedung Graha Pemuda Penajam, Jumat (13/2/2026).

Sebanyak 148 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya dalam rotasi dan mutasi tersebut. Jabatan yang mengalami pergeseran meliputi Kepala Seksi, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Sekretaris Dinas/Badan, hingga pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Namun demikian, pelaksanaan mutasi ini memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah kalangan menilai langkah yang diambil oleh Bupati Penajam Paser Utara belum maksimal karena hanya menyentuh pejabat pada level menengah dan belum menyasar posisi strategis di tingkat pimpinan tinggi (Kepala Dinas). sehingga mutasi tersebut belum menyentuh substansi dari keinginan publik Penajam.

Kekecewaan juga disampaikan oleh Kepala Adat Besar Dayak Paser Kalimantan, Ahmad Ariyadi. Ia menilai aspirasi dari lembaga adat Dayak Paser tidak diakomodasi dalam proses mutasi tersebut.
Menurutnya, pihak lembaga adat telah menyampaikan surat resmi kepada Bupati PPU dengan mengusulkan sejumlah nama yang dianggap kompeten untuk menduduki jabatan di lingkungan pemerintahan daerah.

“Kami sudah mengajukan orang-orang yang layak untuk menduduki jabatan di pemerintahan, baik dari segi kualitas sumber daya manusia, pendidikan, maupun kepangkatan. Surat sudah kami sampaikan kepada Bupati, bahkan secara lisan juga sudah kami komunikasikan kepada Ketua DPRD. Namun tidak ada yang diakomodir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nama-nama yang diusulkan merupakan lintas suku dan dinilai layak secara profesional dalam berbagai aspek. Namun demikian, pihaknya menduga proses mutasi tidak sepenuhnya didasarkan pada prinsip meritokrasi.

“Kami menduga ada keterlibatan pihak luar pemerintah dalam proses ini. Jika benar demikian, tentu ini tidak mencerminkan sistem yang berbasis merit,” tambahnya.

Masyarakat adat Dayak Paser, lanjutnya, berharap Bupati dapat lebih mendengar aspirasi masyarakat lokal. Ia mengingatkan pentingnya kearifan lokal dalam membangun daerah.

“Kami berharap Bupati memahami nasehat bijak: di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Aspirasi masyarakat adat seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam setiap kebijakan,” tegasnya.

Senada dengan itu, LSM Guntur, Kasim Assegaf juga meminta pemerintah daerah untuk lebih tanggap terhadap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya dalam kebijakan strategis seperti mutasi jabatan.

Mutasi jabatan di lingkungan pemerintahan sejatinya merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Namun, transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat tetap menjadi kunci agar setiap kebijakan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Previous Post

Viral…!! 22 Siswa SDN 08 Waru Diduga Keracunan Menu MBG

Next Post

Baru Diresmikan, Plafon RSUD Aji Putri Botung Ambruk, Dugaan Korupsi Menguat.

admin

admin

Related Posts

Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor
Penajam Paser Utara

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?
Penajam Paser Utara

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan
Penajam Paser Utara

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
Ahmad Nyompa, Ketua Kelompok Tani.
Penajam Paser Utara

Kelompok Tani Usaha Baru Samboja Barat Minta Audiensi dengan OIKN, Harapkan Kepastian Pengelolaan Lahan

4 Maret 2026
APBD 2026 Disahkan, Publik Menanti Gebrakan Bupati Mudyat Noor dalam Penyegaran OPD PPU
Penajam Paser Utara

Isu Mutasi Sesi Dua Menguat, Masyarakat Harapkan Penyegaran di Level Kepala Dinas

3 Maret 2026
LPAP PPU dan Koalisi Ormas Desak Evaluasi Mutasi Pejabat, Soroti Minimnya Keterwakilan Adat Paser
Penajam Paser Utara

LPAP PPU dan Koalisi Ormas Desak Evaluasi Mutasi Pejabat, Soroti Minimnya Keterwakilan Adat Paser

20 Februari 2026
Next Post
Baru Diresmikan, Plafon RSUD Aji Putri Botung Ambruk, Dugaan Korupsi Menguat.

Baru Diresmikan, Plafon RSUD Aji Putri Botung Ambruk, Dugaan Korupsi Menguat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Jelang Setahun Kepemimpinan, Mutasi OPD PPU Tak Kunjung Jalan, Publik Pertanyakan Ketegasan Bupati Mudyat Noor

Bupati PPU Lakukan Mutasi Eselon II, 31 Kepala Dinas dan Badan Bergeser

13 Maret 2026
Paripurna Tanpa Bupati: APBD PPU 2026 Diduga Disahkan Secara Gelondongan, Ada Apa di Balik Layar?

Ujian Kepemimpinan Bupati PPU: Mutasi Pejabat Eselon II Disebut Segera Digelar, Publik Tuntut Meritokrasi

12 Maret 2026
Otorita IKN Dianggap Tidak Responsip Terhadap Masalah Pertanahan, Warga Bersurat Tak Dihiraukan, Ada Apa ?

Masyarakat Sekitar IKN Minta Kejelasan Akses Lahan, Audiensi dengan OIKN Belum Mendapat Tanggapan

10 Maret 2026
Mutasi 148 Pejabat di PPU Akhirnya Terlaksana, Tuai Sorotan dari Sejumlah Kalangan

Kasus Pengeroyokan Pemuda Dayak di IKN Diselesaikan Lewat Sidang Adat, Kepala Adat Besar Paser Tegaskan Pelanggaran Ganda

4 Maret 2026
  • Home
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Profile
  • Redaksi
  • Sample Page

© 2022 - indonesiakitanews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In